Prabowo Minta Menteri Tertibkan Birokrasi: Jangan Pengusaha Diperas dan Diganggu Terus

Nasional44 Dilihat

BeTimes.id– Presiden Prabowo Subianto menyentil lambatnya proses perizinan usaha di Indonesia. Ia membandingkan birokrasi dalam negeri dengan negara tetangga, Malaysia, yang dinilainya jauh lebih cepat dan efisien.

“Kalau Malaysia bisa mengeluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita izinnya dua tahun? Memalukan,” ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Prabowo mendorong perbaikan institusi di dalam negeri guna menciptakan iklim usaha yang sehat. Langkah ini sekaligus dilakukan untuk melindungi para pelaku usaha dari praktik pungutan liar (pungli) maupun gangguan birokrasi.”Justru pemerintah harus memperbaiki semua institusi kita supaya ada iklim usaha yang baik. Jangan pengusaha diperas terus, jangan pengusaha diganggu,” tegasnya.

Soroti Aturan Turunan yang Menghambat

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menyoroti banyaknya aturan turunan di tingkat bawah. Alih-alih mempercepat, aturan-aturan tersebut justru memperpanjang jalur birokrasi dan menghambat eksekusi kebijakan dari pemerintah pusat.

Menurut Prabowo, tumpang tindih regulasi seperti ini sering kali menjadi celah bagi oknum tertentu untuk mengambil keuntungan.”Kita jangan banyak inisiatif. Sudah perintah Presiden, perintah menteri, di bawah bikin lagi dia. Diolah lagi peraturan menteri lah, peraturan teknis lah, rekomendasi lah,” kata Prabowo.

Komentar