Dua Letusan Pistol di Markas GRIB Jaya: Trauma Putri Penulis Buku di Tengah Sengketa Konten TikTok

Hukum1784 Dilihat

Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marselinus Gual, menegaskan bahwa tidak ada penyanderaan maupun intimidasi verbal terhadap putri Ahmad Bahar.

Menurut Marselinus, narasi yang dibangun F merupakan bentuk dramatisasi sepihak demi memancing simpati publik. Ia mengklaim bahwa proses klarifikasi tersebut dilakukan di ruang terbuka, humanis, dan disaksikan oleh banyak orang.

“Ketika berada di kantor DPP, anak Ahmad Bahar ditanyakan secara langsung di ruang publik/terbuka, disaksikan oleh banyak orang, serta didampingi secara melekat Ketua RW-nya untuk memastikan keamanan yang bersangkutan,” jelas Marselinus dalam keterangan resminya, Kamis (21/5).

Marselinus menekankan bahwa seluruh interaksi berjalan di bawah pengawasan tokoh masyarakat setempat dan tidak ada satu pun tindakan yang keluar dari batas normatif.

Akhir dari Sebuah Salah Paham?

Di sisi lain, Ahmad Bahar sendiri dilaporkan telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan konten TikTok yang sempat memicu amarah anggota ormas tersebut.

Komentar