Dua Letusan Pistol di Markas GRIB Jaya: Trauma Putri Penulis Buku di Tengah Sengketa Konten TikTok

Hukum1771 Dilihat

BeTimes.id– Siang itu, Minggu, 17 Mei 2026, ketenangan sebuah rumah di kawasan Cimanggis, Depok, mendadak runtuh. Belasan pria bertubuh tegap yang mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya datang mengepung.

Tujuan mereka satu, mencari Ahmad Bahar, seorang penulis buku yang dituding menyudutkan Ketua Umum mereka, Rosario de Marshall alias Hercules, lewat sebuah konten di media sosial TikTok.

Namun, Ahmad Bahar tidak ada di rumah. Sebagai gantinya, putri sang penulis, F (33), yang harus menanggung badai. Khawatir situasi di rumahnya kian mencekam dan mengganggu tetangga, F terpaksa menuruti desakan rombongan tersebut untuk ikut ke markas pusat GRIB Jaya di Jakarta Barat.

Ia dijadikan “jaminan” agar ayahnya segera datang menghadap. Di tempat asing itulah, F mengaku melewati momen paling menegangkan dalam hidupnya.

Intimidasi di Balik Dinginnya Lapisan Senjata

Setibanya di markas GRIB Jaya, F langsung dikelilingi puluhan pria bertubuh besar. Dalam kondisi tidak berdaya dan dicekam ketakutan, ia dihadapkan langsung dengan sang Ketua Umum, Hercules.

Komentar