Para mahasiswa yang menggeruduk kantor Kanwil BPN Jakarta itu, akhirnya ditemui oleh staf Humas BPN, dan berjanji akan segera menyelesaikan kasus ini.
Chrysmon juga menyampaikan, kasus dugaan praktik mafia tanah yang menggerogoti lahan Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Victory Warakas di Jakarta Utara itu sudah dilaporkan kepada Polda Metro Jaya, namun tidak ada tindak lanjut dari Kepolisian.
“Sudah dilaporkan kepada Polda Metro Jaya. Tapi sampai saat ini, malah oknum-oknum suruhan mafia tanah yang datang mengintimidasi dan diduga hendak mengusir pihak Gereja dari lahan itu,” terangnya.
Lebih lanjut Chrysmon mengatakan, pihaknya akan terus mengawal penuntasan kasus dugaan mafia tanah yang dilakukan kepada Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Victory Warakas di Jakarta Utara itu.
“Kami akan kawal, dan kalau perlu akan kami duduki setiap kantor BPN, sampai pelaku praktik mafia tanah ini ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, serta kembalikan tanah itu kepada Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Victory Warakas di Jakarta Utara,” tandasnya. (Davin)









Komentar