Menembus Jantung Eropa, Misi Prabowo Mengunci Rantai Pasok Baterai Dunia di Austria dan Hungaria

Nasional422 Dilihat

Menolak Mengekor, Menjaga Rakyat
Langkah kaki Prabowo di Eropa juga menjadi manifestasi dari doktrin klasik yang diperbarui: Politik Bebas-Aktif yang berwibawa. Di tengah polarisasi dunia, Indonesia memilih jalannya sendiri demi kepentingan domestik.

“Indonesia tidak mengekor ke Amerika, tidak tunduk ke China, dan tidak takut pada tekanan NATO saat berhubungan dengan Rusia demi mengamankan pasokan minyak dan elpiji murah untuk rakyat,” tutur Sugiat.

Pada akhirnya, hasil dari diplomasi meja makan dan ruang-ruang bilateral ini memang tidak bisa dipanen esok pagi. Dampak investasinya bersifat jangka panjang, melintasi hitungan minggu atau bulan. Bagi Sugiat, publik harus memahami bahwa diplomasi internasional adalah permainan maraton, bukan lari cepat (sprint).

“Indonesia sedang dipimpin oleh seorang Patriot yang tahu persis bagaimana cara memenangkan kepentingan nasional di luar negeri. Menilai keberhasilan diplomasi internasional dari hasil beberapa minggu atau bulan adalah cara berpikir yang tidak logis,” pungkasnya.(ralian)

Komentar