Langkah Terakhir Menuju Barak Abadi, Penghormatan Sunyi untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu

Nasional312 Dilihat

Di dalam gedung, tokoh-tokoh sepuh seperti mantan Menhan Purnomo Yusgiantoro serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah lebih dulu hadir, berdiri mematung dalam takzim yang mendalam.

Kabar duka ini pertama kali tersiar dari lorong-lorong sunyi RSPAD Gatot Soebroto pada Minggu sore sebelumnya. Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa sang Jenderal telah mengembuskan napas terakhirnya tepat pukul 14.30 WIB.

Dari ruang perawatan intensif rumah sakit, jenazah sempat dibawa pulang ke rumah duka di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Kabupaten Bogor. Di sana, di bawah atap keluarganya, doa-doa dan lantunan ayat suci mengalir tanpa putus sepanjang malam.

Kenangan tentang Ryamizard adalah kenangan tentang ketegasan yang berbalut kemanusiaan. Kepala Kantor Staf Presiden, Dudung Abdurachman, tak dapat menyembunyikan rasa kehilangan yang mendalam saat melayat ke Cikeas.

Di matanya, Ryamizard adalah “Prajurit Tulen” yang mengembalikan muruah TNI untuk kembali ke barak sebagai tentara profesional.

“Saat saya bertugas sebagai Komandan Batalyon di Aceh, beliau memanggil saya dan memberikan arahan yang terus saya pegang teguh hingga hari ini,” kenang Dudung dengan suara parau.

Komentar