Presiden Prabowo Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Nanik S. Deyang Jadi Pengganti

Nasional278 Dilihat

Alasan Evaluasi Kinerja dan Program Makan Bergizi Gratis

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan ini didasarkan pada hasil monitoring dan evaluasi berkala yang dilakukan Presiden terhadap kinerja kabinet setelah lembaga ini berjalan sekitar 1,5 tahun. Keberadaan BGN dinilai sangat strategis karena mengawal salah satu program utama pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Bapak Presiden terus melakukan monitoring, dan pada akhirnya melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh kabinet, termasuk kinerja Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, Presiden juga mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan penerima manfaat program MBG. Pemerintah menyampaikan terima kasih atas dedikasi Dadan Hindayana dan tim dalam membangun fondasi awal BGN.

Kepada jajaran pimpinan yang baru, Istana berpesan agar segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran dengan prinsip akuntabilitas.

Rekam Jejak Dadan Hindayana

Dadan Hindayana merupakan Kepala BGN pertama sejak lembaga ini dibentuk oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024. Saat Presiden Prabowo Subianto mulai menjabat pada Oktober 2024, Dadan kembali dilantik untuk posisi yang sama.

Sebelum berkecimpung di pemerintahan, Dadan dikenal luas sebagai pakar entomologi (ahli serangga) dan dosen di IPB University. Ia menempuh pendidikan sarjana Hama dan Penyakit Tumbuhan di IPB, lalu meraih gelar master di University of Bonn, dan gelar doktor di Leibniz Universität Hannover, Jerman. (Ralian)

Komentar